Ayahku pergi dipanggil Tuhan 3bulan lalu, pergi dengan mendadak, aku blm siap. Keluarga ku baik, ibu kaka ku. Kami dekat tapi tidak sehati, kami tidak pernah saling cerita urusan hati, urusan cinta. 2 tahun lalu aku gagal menjalin hubungan, pacarku sangat baik, keluarganya baik, tiba2 dia pergi dan ternyata menikah.
Aku sangat terpukul, aku sudah ikhlas, kadang aku sebut namanya dalam doaku, semoga dia, istrinya dan keluarganya dalam keadaan baik. Aku ikhlas tp aku kok masih merasa sakit. Kejadian itu seakan baru kemarin.
Umurku 30thn, dan tidak ada keinginan untuk penjajakan, aku ada niatan menikah tp aku terlalu malas untuk memulai lagi dgn perkenalan.
Aku tidak tahu harus bagaimana,
Hari2 ku sangat sibuk dengan pekerjaan, tp sering aku merindukan Ayah, sosok hangat yg selalu cek kamar di jam 11 malam, dan pakaikanku selimut.
Kadang aku pergi traveling sendirian.
Aku merasa hariku sesak dan kosong..
Halo Kak Tavian, sebelumnya terima kasih sudah memilih bercerita kepada kami. Kami turut berduka atas apa yang terjadi. Kami juga memohon maaf atas keterlambatan respons yang diberikan. Perasaan yang dialami oleh kakak adalah hal yang sangat wajar dialami oleh seseorang yang sedang mengalami kedukaan. Apalagi pada saat itu kakak baru saja mengalaminya selama 3 bulan. Senang mendengar kakak memiliki keluarga dengan hubungan yang baik. Meskipun mungkin terasa sulit untuk membicarakan permasalahan hati, kakak dan setiap anggota keluarga pasti memiliki cara masing-masing untuk beradaptasi dalam kedukaan. Kami harap seiring berjalannya waktu, adaptasi yang kakak miliki dalam kondisi berduka ini sudah lebih baik. Begitupula atas kejadian mantan yang sudah berpisah. Pilihan kakak untuk mendoakan dan mengikhlaskan menunjukkan kakak memiliki kekuatan di hatimu. Semoga doa-doa baik yang pernah kakak panjatkan juga akan berbalik padamu kak!
Semoga balasan dari kami masih bisa membantu sedikit dari apa yang kakak hadapi, semoga keadaan kakak baik, bahagia, dan sehat selalu.