Hai kak,terima kasih sudah menanggapi curhatan saya sebelumnya.aku mau curhat lagi kak,alhamdulillah aku sdh gak depresi lagi,namun rasa takut dan traumanya msh berlanjut,saking takutnya aku menutup semua akun media sosial aku karena takut melihat cewe2 yg pernah menolak aku di medsos,aku juga takut curhat ke teman karena mereka terkadang toxic dan menjadikan masalahku menjadi lelucon mereka,apakah langkah saya sdh benar dgn menutup akun medsos saya?
Hai kak ^^
Aku ikut senang kamu bisa mengatasi kondisi depresimu dengan baik. Semoga selanjutnya akan terus lebih baik yaa. Aku paham sekali bahwa butuh waktu dan proses yang lama untuk bisa benar-benar pulih seutuhnya dan itu gak papa. Semoga kamu selalu dikuatkan.
Dari yang kamu ceritakan, sepertinya kamu sedang berusaha melindungi diri dari hal-hal yang bisa memicu rasa sakit atau trauma, dan itu adalah langkah yang wajar serta bisa menjadi bagian dari proses pemulihan. Menutup akun media sosial bisa membantu mengurangi paparan terhadap pemicu tersebut, apalagi jika saat ini setiap melihat atau teringat pengalaman penolakan membuat rasa takut kembali muncul.
Namun, perlu diingat juga bahwa menghindari sepenuhnya bukan satu-satunya cara untuk sembuh. Dalam jangka pendek, itu bisa memberi ruang untuk tenang, tapi dalam jangka panjang, akan lebih baik jika kamu pelan-pelan membangun ketahanan saat menghadapi hal-hal yang memicu rasa tidak nyaman. Proses ini tidak harus terburu-buru. Kamu bisa dimulai dengan langkah kecil, seperti memilih konten yang aman untuk dilihat atau mengatur siapa saja yang ada di circle media sosialmu.
Selain itu, kamu juga perlu mencari lingkungan yang lebih suportif. Mencari teman yang lebih menghargai dirimu dan menjadi support sistem yang baik.