tekanan-dari-diri-sendiri

Tanya KonselorCategory: Remajatekanan-dari-diri-sendiri
rusti Angelia asked 6 years ago . Client detail : female, 16-18 y.o
Start your code hereno

Selamat malam kak, saya ingin curhat mengenai diri saya sendiri. Diusia yang bisa dikatakan udah mau jadi dewasa. Saya merasa ada beberapa kebiasaan saya yang membuat saya menjadi kekurangan potensi untuk menjadi sosok yang lebih aktif baik dari segi sosial dan keseharian.Akhir akhir ini saya menjadi orang yang jarang bersosialisasi karena teman teman saya udah banyak yang pindah. dan saya akhir2 ini menjadi tidak bisa menemukan topik pembicaraan jdi orang cenderung bosan dgn saya. Blum lgi sebagai siswa yang baru tamat saya ingin diri saya lebih produktif namun malah yang terjadi sebaliknya saya cenderung lemot dalam berpikir tidak seperti saya biasanya lalu saya menjadi sosok yg pasif baik dalam percakapan saya hanya menjadi pendengar tanpa bisa membuat hal baru yang bisa menyenangkan lawan bicara saya terkadang saya juga ceroboh lagi lagi tidak seperti biasanya. Oleh karena itu saya menyimpulkan banyak hal dalam diri saya yang perlu saya koreksi agar saya lebih menghargai diri saya, lebih percaya diri dan orang lain senang untuk berhubungan dengan saya. Nah namun karena akhir2 ini saya memikirkan semua itu, saya menjadi pusing sendiri namun saya tetap bersikukuh pada diri saya utk jangan begitu. Namun selalu gagal. saya ingin bertanya kira2 apa ada solusi agar saya bisa berubah lebih baik seperti keinginan yang telah saya jabarkan diatas dan bagaimana caranya agar saya lebih santai mengubah diri saya

1 Answers
anandaf nisa answered 6 years ago

Hi terimakasih sudah berkenan untuk bercerita kepada kami, kami tim peduli remaja indonesia akan terus berusaha untuk bisa menjadi tempat curhat dan cerita sebaik mungkin, We’re all ears ;), kami akan selalu bersama walaupun saat ini mimin hanya melalui virtual peduli remaja indonesia..  
Capek itu normal. Merasa gagal itu normal. Tapi, mari kita mencoba untuk terus berusaha. Istirahat boleh, tapi jangan pernah berhenti. No matter how slowly you go, as long as you don’t stop. Gak usah mikirin, “kok gue lama banget ya progresnya”.. Kuatkan diri kamu untuk melawan pikiran-pikiran negatif itu!  Pertarungan terberat dalam hidup adalah bertarung dengamn diri sendiri, akan ada pikiran2 menyerah, lelah , hopeless, my life is not worth living dll.. Pikiranmu sendiri yang akan menjadi musuhmu, tetapi ketika kamu mencoba mengkontrol dan mengarahkan pikiranmu maka pikiranmu akan bekerja dengan baik untukmu termasuk tindakan tindakanmu dalam mencapai goalsmu.
Dorong dan ‘paksa’ diri kamu sendiri untuk menerima kondisi kamu dan berusaha untuk pulih. You do have all the energy and all the love in this world to fight the negative thoughts in your mind and give more to the world. You gotta fight. And when you are tired, take a rest, but don’t stop.
Sama seperti mesin yang bisa rusak jika digunakan terus-menerus, pikiran Anda juga bisa jenuh jika dipaksakan untuk bekerja secara berlebihan. Di sinilah kegunaan penting hobi. Menjauhkan pikiran dari sumber stres sejenak sehingga Anda punya waktu untuk menyegarkan diri kembali
Cobalah untuk reach out, dengan bersosaliasasi maka pikiran akan menjadi lebih terbuka, cari oarang-orang yang sekiranya dapat mengisnpirasi, maka itu akan mendorong untuk memperbaiki diri dan berusaha untuk bisa berprestasi. Ada beberapa hal yang bisa membuat diri kita menjadi lebih produktif
1. Membuat target dan selalu mengingat target tersebut
Biasanya sebelum mengkhususkan waktu untuk suatu ikhtiar tertentu, kita cenderung membuat sasaran jangka pendek dan jangka panjang. Apabila sasaran Anda mulai tak terlihat, Anda bisa menjadi kurang termotivasi dibanding apabila Anda selalu memeriksa seberapa dekat Anda dengan sasaran Anda selama proses ikhtiar mencapai sasaran tersebut. Terus mengawasi sasaran dan memeriksa progres atau kemajuan Anda akan membuat Anda termotivasi tiap hari.
2. Jangan terlalu keras mendorong diri Anda sendiri  
Setiap orang kadang-kadang mengalami kemunduran. Jangan berkutat dengan kegagalan, terimalah kegagalan itu sebagai hal yang manusiawi, dan lanjutlah bekerja mencapai sasaran terakhir Anda.
3. Menonton atau membaca kisah-kisah inspiratif/ perjalanan orang-orang sukses
Dengan membaca kisah-kisah tersebut maka bisa mendorong dan memotivasi kita untuk bisa berprestasi dan tergerak untuk terus produktif.
With love
-tim tanya konselor