Saya seorang perempuan yang baru menikah 10 bulan dan sedang mengandung 8 bulan
Dulu suami saya baik saat belum menikah, tiba2 berubah saat 5 bulan sebelum kami menikah, saya pikir dia sedang sibuk mempersiapkan pernikahan dan mencari biaya. Saya pikir itu ujian pernikahan. Namun ternyata sebulan setelah menikah semua terbongkar, perubahan sbelum 5 bulan itu terjadi karena dia terjerat pinjol, semua yang dia katakan sebelum menikah hanya sebuah tipuan, tidak ada uang sepeserpun yang dia miliki bahkan menikah semua ditanggung orang tuanya. Saya akhirnya melunasi pinjaman tsb dg uang tabungan saya sendiri
Saya bekerja, bukan hanya irt. Setelah menikah pun saya masih aktif bekerja. Namun semua terasa semakin berat saat suami saya tiba2 diphk di bulan kedua pernikahan, saya pontang panting cari uang sedangkan dia tidak banyak membantu hanya makan dan tidur sampai akhirnya ternyata saya positif hamil. Kondisi fisik saya tidak terlalu baik, namun saya masih terus bekerja
Saya kurang mendapatkan support dari suami, saya merasa hamil sendirian, menderita dan berjuang sendirian. Sampai akhirnya suami saya bekerja kembali, namun saya pun tidak mendapat nafkah yang layak. Saya mencukupi kebutuhan dengan uang gaji saya sendiri, bahkan uang saya pun sering dia pakai. Sampai di kehamilan 7 bulan saya resign karena harus dimutasi sedangkan kondisi fisik saya tidak memungkinkan. Semua semakin terasa berat
Emosi saya tidak stabil, saya stress, sering tertekan dan menangis. Ternyata saat saya hamil berjuang untuk janin saya dengan kondisi fisik lemah, dia sempat main aplikasi michat dan ada hubungan dengan seorang perempuan. Hancur sekali perasaan saya, kurang apa saya selama ini, saya berjuang sendirian. Saya berusaha melupakan semuanya biar tidak stres demi janin saya
Akhirnya saat saya resign, saya tinggal kadang di rumah ibu saya kadang di rumah mertua. Suami saya pun tidak banyak berubah, saya hanya bisa memendam sendirian, berusaha waras sendirian. Saya sering tidak bisa tidur malam karena kondisi kehamilan makin besar juga sering kepikiran. Ibu saya marah² jika saya tidur pagi sedangkan malam saja saya sering tidak tidur
Saya lelah, saya merasa sendirian tanpa support dari manapun. Kehidupan saya tidak berarti, saya berdoa tiap hari untuk mati saja setelah melahirkan anak saya. 1 bulan lagi dijadwalkan hpl oleh dokter
Doa dan keputusan saya semakin bulat, saya ingin meninggalkan dunia ini setelah melahirkan anak saya. Saya capek hidup tanpa keinginan untuk hidup.
Terima kasih telah bercerita dengan kami. Aku mendengar dan memahami betapa berat beban yang sedang kamu pikul. Semua perasaan yang kamu rasakan sekarang lelah, sedih, hancur, kecewa, bahkan keinginan untuk menyerah adalah tanda bahwa kamu sudah berjuang terlalu lama sendirian, bukan karena kamu lemah. Kamu berada dalam situasi yang luar biasa sulit, dan sangat wajar jika tubuh dan pikiranmu merasa tak sanggup lagi. Tidak ada yang salah dengan perasaanmu,
Meski saat ini rasanya seperti kamu benar-benar sendirian, sebenarnya ada pertolongan yang bisa kamu dapatkan. Ada profesional, sahabat, atau orang-orang yang siap mendengar tanpa menghakimi. Pikiran untuk mengakhiri hidup adalah sinyal bahwa kamu sedang berada dalam kondisi krisis emosional yang berat dan membutuhkan dukungan segera. Ini bukan akhir dari perjalananmu, ini tanda bahwa kamu perlu dikuatkan, bukan tanda bahwa kamu harus berhenti.
Kamu sangat berarti, bahkan di saat kamu merasa tidak berarti. Bayi yang kamu kandung sekarang adalah bukti kekuatanmu yang luar biasa; dia membutuhkanmu untuk bertahan dan kelak akan menjadi alasanmu bangkit. Hidupmu tidak harus seperti ini selamanya, penderitaan ini tidak permanen, dan selalu ada jalan untuk keluar dari situasi yang menyakitkan ini tanpa harus mengakhiri hidupmu.
Sekarang fokusmu adalah menjaga dirimu dan bayimu, dan membiarkan dirimu menerima bantuan. Kamu tidak perlu menghadapi semuanya sendirian. Carilah pertolongan profesional seperti psikolog, atau teman yang kamu percaya. Kamu berhak mendapatkan ruang aman, berhak mendapat ketenangan, dan berhak memulai hidup baru yang lebih baik setelah melahirkan nanti. Kamu jauh lebih kuat daripada yang kamu kira, dan kamu tidak perlu berjuang sendiri lagi.