Kebiasaan Anak Remaja apa saja yang dilakukan ?

Tanya KonselorCategory: RemajaKebiasaan Anak Remaja apa saja yang dilakukan ?
fajar triwibowo asked 2 years ago . Client detail : male, 16-18 y.o

hanya test saja

1 Answers
Ulfi Mahroja Rizkina Staff answered 12 months ago

Hai kak, Terima kasih telah menghubungi kami dan berbagi cerita dengan kami.
 
Saya melihat bahwa masa remaja adalah waktu yang penuh dengan perubahan dan pencarian identitas diri. Anak remaja cenderung membentuk kebiasaan yang mencerminkan kebutuhan mereka akan kebebasan, identitas, dan pengakuan dari lingkungan sekitar. Salah satu kebiasaan yang sering muncul adalah ketertarikan yang besar pada media sosial. Remaja sering menghabiskan waktu berjam-jam untuk berinteraksi dengan teman-teman mereka di dunia maya, mencari pengakuan dalam bentuk like atau komentar, serta mengikuti tren yang sedang berkembang. 
Menjadikan cara mereka mengekspresikan diri, bahkan untuk mencoba berbagai identitas atau gaya hidup yang berbeda. Selain itu, remaja juga cenderung lebih sering bergaul dengan teman sebaya. Teman-teman mereka menjadi sangat penting dalam proses pencarian jati diri, dan kadang-kadang, remaja bisa merasa lebih dekat dengan teman-temannya daripada dengan keluarga mereka. Mereka juga sering merasa perlu melawan otoritas atau aturan yang ada, karena ada dorongan untuk mandiri dan membuat keputusan sendiri, yang kadang bisa menimbulkan konflik dengan orang tua. Di sisi lain, ada pula kebiasaan untuk mencoba hal-hal baru, baik itu dalam hal gaya hidup, makanan, atau aktivitas yang lebih berisiko. Ini bagian dari eksplorasi mereka terhadap dunia sekitar. Tak jarang, perubahan mood yang cepat juga menjadi kebiasaan dalam hidup remaja, karena perubahan hormon yang mempengaruhi emosi mereka, membuat mereka kadang merasa sangat senang atau tiba-tiba menjadi sangat sedih atau marah. Semua kebiasaan ini adalah bagian dari perkembangan normal yang dialami oleh remaja, di mana mereka sedang membentuk identitas diri dan belajar beradaptasi dengan dunia yang semakin kompleks. Jadi, meskipun banyak kebiasaan yang tampak mengganggu atau sulit dimengerti bagi orang dewasa, itu adalah bagian dari proses mereka untuk menjadi individu yang lebih mandiri dan memahami diri mereka sendiri.
-Tim Tanya Konselor-