halo..
jadi gini, aku kan masih kelas 8 smp nah waktu kelas 7 itu aku pernah diejek cuma ga parah bagi aku, contoh: “hii item”, “bocil”, ” pendek”, dsb. Tapi waktu naik kelas 8 kan diacak ya muridnya jadi sekelas beda lagi temennya, waktu pertama tama ga kenapa”. Suatu hari aku sama temenku lagi jajan dikantin terus waktu balik ke kelas ada mereka di deket pintu terus mereka ngelihatin aku dan salah satu dari mereka bilang gini ke temen temennya “heh minggir minggir”, waktu itu aku cuma diem aja. Dan temen temenku nganggep itu cuma sebagai candaan.
sampe” kalo aku lewat depan mereka aku nunduk rasanya sedih bangett mau ngelawan tapi takut, mencoba ga ditanggepin tapi gabisa. kadang aku tuh mikir, “apa aku seburuk itu?” , “apa aku sehina itu?”, sampe mereka ngelihat aku dengan tatapan jijik.
Hallo, terimakasih ya sudah mau berbagi cerita denganku.
Dari cerita yang sudah kamu sampaikan aku memahami bagaimana perasaanmu ketika kamu mengalami bullyian, hal ini di lakukan oleh temn sekolah.
Kasus seperti ini marak terjadi dan efeknya jangka panjang mengakibatkan seseorang merasa kecil, merasa minder dan juga merasa selalu salah di mata orang lain.
Seperti halnya yang kamu rasakan ini salah satu efek dari bullying.
Yang perlu kamu lakukan adalah, kmu bisa melapor kepada guru Bk yang ada di sekolah, ceritakan apa yang kamu alami, setelah itu kamu bisa ceritakan hal ini kepada orang tuamu agar mereka memahami apa yang kamu alami di sekolah.
Setelah itu lawanlah rasa takutmu, rasa insecure mu dengan cara melawan berani mengungkapkan, karena biasanya pembully hanya berani dengan geng nya jika sudah mencapai kekerasan atau melukai fisik kmu bisa langsung segera melapor. Jika kamu bertemu mereka dengan menunduk maka hal ini tidak ada berakhir, kamu akan terus bersama bayang-bayang olokan itu.
Jika kamu membutuhkan bantuan aku siap membantumu.
-tim tanya konselor