Hai, mau minta saran dong :). Jadi aku punya ade skrg duduk dikelas 2 SMA di sekolah swasta. Jadi dia pindah karna disuruh sama salah satu keluarga aku. Dia sebenarnya tidak mau cuman karna terpaksa jadi dia pindah, aku tau benar bagaimana cara adik ku belajar. Dan di sekolah itu pelajaran nya sangat ketat dan memang bagus untuk anak yang ingin ke luar negeri. Keluargaku yang menyuruh adik ku sekolah di SMA tersebut bisa dibilang kurang bisa menahan emosi. one day, ade aku dapat nilai rendah, bukan semua pelajaran tapi 3. Buat aku, itu sebuah hal yang wajar untuk seorang siswa mendapat nilai rendah sewaktu waktu, tp keluargaku ga suka. Memang bukan orang tuaku yang membiayai nya tetapi tetap saja menurutku dia gaboleh seperti itu. Aku ngerasa kasian liat adek ku digituin, menurut kalian aku haurs gimana? 🙁 aku bingung bgt skrg, mau bawa dia pulang balik ke rumah tapi ga ada duit juga.. malah bisa memperkeruh keadaan
Halo, Kor Dhey. Bagaimana kabarmu? Semoga sehat selalu yaa! ☺️
Sebelumnya, apakah adikmu pernah berkeluh kesah tentang kegiatan sekolahnya? Apakah adikmu mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan sistem pembelajaran yang ada di sekolah tersebut?
Aku juga setuju kalau penurunan nilai akademis itu kejadian yang sangat wajar. Semua pelajar pernah mengalami hal tersebut. Hal ini bisa dipicu karena kelelahan karena banyaknya aktivitas baik akademis maupun non akademis, menurunnya konsentrasi, masalah pribadi, dan lain-lain.
Mungkin kamu bisa bertanya ke adikmu apakah dia memiliki kesulitan selama bersekolah disana apalagi jauh dari rumah.
Setelah mendapat informasi dari adikmu mengenai kendala yang dihadapi, coba kamu diskusikan dengan keluarga treatment apa yang paling cocok agar bisa meningkatkan semangat belajar adikmu tanpa harus membebani psikologisnya. Kamu bisa bilang kalau adikmu sedang berjuang disana, dan butuh support dari kalian. Pasti adikmu akan lebih senang mendengarkan semangat dan pujian dibandingkan dimarahi orangtuamu. Apalagi kalau adik bisa terbuka atas kendala-kendala yang dihadapi dengan keluarga. Dengan mengetahui secara pasti kendala yang dihadapi dengan adikmu, akan lebih mudah dalam mencarikan solusi dan pendampingan.
Kamu juga bisa ajak orangtua mu untuk mensupport adikmu secara pelan-pelan dulu saja, seperti sering-sering menanyakan kabar lewat chat atau telpon.
Komunikasi dua arah yang konstruktif dan suportif adalah jembatan utama dalam menyelesaikan masalah 😊
Semoga dengan saran di atas, dapat memecahkan masalahmu yaa!
Jangan lupa jaga kesehatan, dan bahagia selalu!
Salam cinta,
Tim Peduli Remaja Indonesia 💖