Ayah sebagai wali

Tanya Konselor › Category: Masalah Keluarga › Ayah sebagai wali
Hanny Novitasari asked 6 years ago . Client detail : female, 25-30 y.o

Orang tua ku sudah bercerai dari aku sd. Sekarang aku umur 27 tahun dan diawal tahub 2021 rencana akan menikah. Kakakku yg sudah menikah duluan ngomong kalau tugas aku cari ayahku yg emang udh lama sekali ga kontakan. Seingat aku sebelum aku kerja di jepang, ayahku sempat memberi kabar dan berdoa agar aku baik” saja. Di jepang pun aku hanya memberi kabar dan mengirim uang pada mamahku saja. Ya karena emang sampai saat ini pun mamahku yg terus membiayain aku hidup. Setelah pulang dari jepang ayahku sering menyindir aku jarang kasih kabar kebeliau. Ya aku pikir sebelum ke jepang aja kita emang udah ga komunikasi trus kenapa pulang dari jepang aku harus kasih kabar juga. Karena aku emang tau saat anak” nya punya uang pasti dia cari. Dan aku mikir akhir” ini dia chat nanya kabar pasti ada maunya. Bilangnya sih ga bakalan minta uang ke aku yg baru pupang dari jepang ini. Tetep aja ujung”nya minta juga. Mungkin karena tau aku butuh beliau untuk jadi wali aku makanya dia berharap dikasih uang sama aku. Tapi jujur aku ga rela kasih uang kedia yg sama sekali ga oernah biayain aku hidup. Biaya sekolah smp sampe lulus kuliah pun mamah yang nanggung. Numpang curhat disini kali aja ada yg bisa kasih saran. Thankyou

1 Answers
Khoirun Nyssa Staff answered 5 months ago

Haii,,, terimakasih sudah mempercayai tim tanya konselor untuk tempat bercerita, maaf baru merespon cerita kamu setelah beberapa waktu 🙏🥹
Gimana kabar kamu sekarang? Saat kamu baca respon ini kemungkinan kamu sudah menikah atau bahkan sudah memiliki anak? Hidup tanpa dampingan sosok ayah memang tidak mudah terlebih ibu kamu yang membiayai kamu full tanpa ayah bahkan hilang tanpa kabar dan baru muncul lagi saat kamu sudah dewasa bahkan saat kamu ingin menikah. Namun ada hal penting yang kamu harus sadari bahwa bagaimanapun ayah mu dia tetap ayah kamu yang membawa kamu ke dunia ini dan beliau adalah orang tua kamu yang kamu harus hormati. 
 
Aku tau pasti tidak mudah tapi kamu tidak perlu terburu-buru cukup perlahan untuk menanamkan rasa respect ada ayahmu, mulai dari menanyakan kabar, atau mengajak mengobrol santa, jika memang beliau membutuhkan uang kamu bisa memberinya sesuai kemampuan dan ke ikhlasan kamu serta kebesaran hati kamu itu pun bisa jadi ladang pahala buat kamu tapi kamu juga bisa menolaknya jika memang kamu keberatan.
 
Bagaimana kondisi kamu sekarang, Semoga saran dari aku bisa membantu yaa, aku harap kamu selalu menjalani hari hari kamu penuh dengan kebahagiaan dan rasa syukur, big hug for you <3
-Tim Tanya Konselor-