Kadang aku membenci diriku sendiri, dan menyesali kenapa aku harus jadi aku!
Aku harus bersyukur dengan menjadi diriku saat ini, tapi aku benci diriku, karena aku selalu menyesali hidup ini.
Aku selalu merasa tidak pernah menjadi yg terbaik, keinginan terbesarku adalah ingin menjadi seorang yg bermanfaat, bisa membahagiakan orang orang, dan takut jika hidup ku hanya akan membebani orang orang disekitar ku.
Kadang aku bahagia, semangat, dan merasa hidup ini sangat menyenangkan, tapi tak lama kemudian, aku merasa hancur sehancur hancurnya, merasa tak bahagia, merasa tak berguna. Dan semua yg kukerjakan seprti tak ada nilai nya tak berguna.
Beberapa tahun yg lalu disaat merasa pada titik terendah, seringkali aku melukai diri dengan silet hingga seseorang yg menganggapku sahabat mngetahui dan mnyadarkanku.
Namun saat ini trkadang aku ulangi melukai diriku diam diam, aku tidak tahu lagi harus berbicara dngan siapa, aku merasa tak ada yg paham dengan diriku, bahkan aku sndiri tidak.
Kadang aku merasa bnyak yg menyayangiku, dan tak lama kemudian aku merasa orang membenciku, dan aku sndirian.
Haii,,, terimakasih sudah mempercayai tim tanya konselor untuk tempat bercerita, maaf baru merespon cerita kamu setelah beberapa waktu 🙏🥹
How your day? Aku berharap masih ada secercah bahagia dan rasa syukur dalam setiap hari kamu. Aku ga tau pastinya seperti apa cerita kehidupan yang kamu jalani tapi setelah aku baca cerita kamu aku merasa perasaan bingung, dan lelah dengan apa yang kamu alami atau justru dengan diri kamu sendiri, but it’s oke kita lewatin setiap prosesnya yaa, kamu ga perlu buru-buru buat melewatinya, pelan-pelan nikmatin segala proses progres dalam diri kamu aku yakin kamu pasti bisa menjalani nya.
Memiliki keinginan atau cita-cita untuk bermanfaat dan membahagiakan orang-orang itu adalah hal yang mulia tidak banyak orang yang memiliki pemikiran seperti itu, dan terkadang saat kita berbuat baik belum tentu orang tersebut merespon kamu dengan baik juga terkadang ada orang-orang yang justru senang sekali melihat kesalahan atau terus merasa kurang, yang justru membuat kita menjadi kecewa dengan keadaan karena tidak sesuai dengan ekspektasi dan apa yang kita perbuat selama ini. Kamu tidak perlu untuk mewujudkan setiap keinginan orang lain hanya karena ingin bermanfaat bagi orang-orang, kamu ga bisa memenuhi semua ekspektasi orang-orang hingga berujung kamu menyalakan diri kamu sendiri bahkan benci dengan diri kamu sendiri, its not worth it to you. Aku sangat menyayangkan dan sangat sedih saat kamu bercerita kamu membenci dirimu bahkan kamu sampai melakukan self harm pada diri kamu sendiri, please don’t di that okeyy kamu bisa cerita pada orang-orang yang percaya atau bisa melampiaskannya pada melukis atau lari misalnya:'(
Kamu saat kamu berada di satu titik terendah dalam hidup kamu orang pertama yang bisa menolong hanya diri kamu sendiri not other, yang bisa buat kamu bangkit dari titik terendah kamu itu cuma diri kamu sendiri, lalu bagaimana kamu bisa maksimal untuk menolong orang bermanfaat dan membahagiakan orang-orang jika kamu sendiri abai dengan diri kamu, aku punya analogi bayangin sebuah tangki air, dia terbengkalai bahkan ada banyak lubang di tangki tersebut, apa yang terjadi saat tangki itu saat kamu ingin pakai untuk menyirami tanaman? Pasti tidak akan berfungsi dengan maksimal karena tangki tersebut terlihat tidak terawat dan ada banyak lubang, tapi coba kamu bersihkan tangki tersebut kamu rawat dan bahkan kamu tambal lubang tersebut atau mungkin beli baru dan kamu merawatnya dengan baik itu pasti lebih maksimal dari yang sebelumnya, itu semua ada perumpamaan tangki itu adalah diri kamu sendiri air itu adalah keinginan kamu dan bunga adalah orang-orang yang jgin kamu bahagiakan, saat kamu ingin berbuat baik, ingin bermanfaat dan membahagiaan orang-orang tapi kamu saja belum mencintai diri kamu sendiri bahkan sampai membenci diri kamu sendiri, kamu tidak akan bisa mewujudkan apa yang kamu inginkan dengan maksimal justru akan mempersulit tujuan mu kamu akan berulang kali merasa kecewa saat apa yang kamu inginkan tidak sesuai dengan ekspektasi dan harapan kamu. Coba deh kamu pelan-pelan bisa menyayangi diri kamu sendiri,mulai dari hal kecil ubah pola hidup semisal tidur dengan teratur pola makan yang sehat dan berolahraga, kamu juga bisa ngelakuin hobi yang kamu suka atau sekedar quality time jalan santai di sore atau pagi hari misalnya, nulis jurnal pribadi sambil dengerin lagu, ikut komunitas atau ketemu temen-temen atau sahabat sekalian nongkrong di cafe buat ngilangin rasa jenuh, duduk di taman dengerin musik sambil nikmatin suasana, hal-hal sepele tapi justru paling enak buat dilakuin dan buat diri kita rileks, kurangin over thinking yang berlebih.
Bagaimana keadaan kamu sekarang? Apakah sudah lebih baik atau belum? Apa kamu masih suka menggores lengan kamu diam-diam? Apa rasa benci itu masih ada? Jika masih berapa rate 1-10? Jika di atas 6 aku beri saran untuk kamu membuat jadwal ke psikolog untuk penanganan lebih lanjut. Aku harap kamu bisa lebih untuk mencintai dan mementingkan diri kamu kmau sebelum kamu membahagiakan orang-orang karena kamu itu baik, kamu berharga, kamu berhak mendapat yang terbaik dalam kehidupan yang cuma sekali ini. Semoga bermanfaat yaa, aku harap kamu selalu menjalani hari hari kamu penuh dengan kebahagiaan dan rasa syukur, big hug for you <3
-Tim Tanya Konselor-