Apa yang salah dengan saya?

Tanya KonselorCategory: RemajaApa yang salah dengan saya?
pisanggoreng crispy asked 7 years ago . Client detail : , y.o

Hai, Namaku Noufal, saya disini kembali teringat tentang masa lalu saya. Saya tergolong orang yang introvert. Waktu SD, saya selalu pendiam bahkan tidak pernah bermain dengan sesama hingga sewaktu saya bermain dengan perempuan yaitu bermain petak umpet. Jess, langsung perkataan tidak saya sukai keluar. Kamu banci ya? Oleh satu angkatan hingga satu sekolah waktu SD. Memang saya sedikit berbeda dengan cowok lainnya. Hingga waktu SMP hinaan datang ditambah dengan sifat kekakuan dan pendiam saya. Satu kelas mengbully saya. Tetapi saya memberanikan diri untuk sabar dan mengubah diri saya. Sebenarnya saya dekat dengan perempuan ketika saya merasa kesepian diantara kumpulan laki laki. Bukan maksud, saya sangat suka bermain dengan perempuan. Hingga saya berperilaku masa bodoh dan menurut saya waktu SMP tidak ada kawan dekat laki laki atau perempuan. Sama saja. Saya itu orangnya pendiam dan tidak pernah memberi tahu siapapun curahan hati. 
Hingga saat tahun ini saya masuk SMA, semuanya berjalan normal, tidak ada bully, tapi saya merasa kesepian dan ansos, Saya sebelum masuk SMA memberanikan diri untuk mengubah sifat lama saya. Tapi ejekan Banci datang lagi. Saya tidak tahu dengan diri saya, apakah saya salah orientasi seksual atau tidak? Karena entah mengapa di masa SMA saya menyukai laki laki dan perempuan. Bagaimana pendapat dan Saran Anda agar kedepannya saya tidak melakukan pelanggaran sebuah norma dan adab agama dan masyarakat?

1 Answers
Anggita Pramusita Staff answered 1 year ago

Halo Noufal, makasih yah sudah berbagi cerita dan perasaanmu dengan sangat terbuka. Aku bisa memahami bahwa pengalaman menjadi korban bullying di masa lalu membuatmu merasa terasing, kesepian, dan ragu terhadap dirimu sendiri. Ini tentu bukan hal yang mudah, apalagi jika kamu menyimpan semua perasaan ini sendiri selama ini.
Pertama-tama, aku ingin kamu tau bahwa perasaan atau kebingungan yang kamu alami bukanlah sesuatu yang perlu kamu salahkan. Masa remaja, seperti saat SMA ini, adalah fase di mana banyak orang mulai mencari identitas, mengeksplorasi perasaan, dan memahami diri sendiri. Ini disebut sebagai bagian dari eksplorasi diri, dan itu tidak otomatis menentukan orientasi seksualmu atau bahwa kamu melanggar norma tertentu. Oleh karena itu biarkan dirimu memiliki waktu untuk mengenal lebih dalam tentang siapa dirimu, apa yang kamu suka, dan bagaimana kamu merasa nyaman. Ini adalah proses yang wajar dan membutuhkan kesabaran.
Yang kedua, aku ingin kamu tau bahwa ejekan dari orang lain, seperti “banci,” tidak mendefinisikan siapa dirimu. Kadang, orang lain menilai sesuatu hanya berdasarkan stereotype atau hal-hal yang tidak mereka pahami. Apa yang penting adalah bagaimana kamu melihat dan memahami dirimu sendiri.
Beberapa hal yang aku bisa sarankan mungkin kamu bisa mencoba mencari teman atau orang yang bisa menerima dan mendukungmu apa adanya. Atau jika kamu nggak sungkan, kamu bisa bicara dengan keluarga, guru BK, atau mungkin cari bantuan profesional seperti psikolog jika memang perlu. Bercerita bisa membuat beban kamu lebih ringan. 
Terakhir, kamu harus ingat bahwa setiap individu itu unik, kamu adalah individu yang berharga. Perasaan kesepian atau kebingungan bukanlah tanda kalau kamu lemah, tetapi merupakan bagian dari proses menuju kedewasaan. Jangan takut untuk mengeksplorasi perasaanmu dengan sehat dan terbuka, sambil tetap menjaga nilai-nilai yang kamu yakini. 
Semangat terus ^^
-Tim Tanya Konselor-