jadi satu tahun lalu temanku panggil saja si A (laki-laki) cerita ke aku tentang permasalah percintaan,dia cerita bahwa mantan pacarnya panggil saja B (wanita) sering mengirim foto \”pap\” aku hanya iya iya saja karna aku buka tipe orang yg menjudge cerita setiap orang jika memang belum terbukti benar atau tidaknya,dan aku orangnya tidak mudah percaya walaupun begitu aku juga takut dikirim bukti yg memang ada,aku takut mulutku dan jariku tidak bisa menyimpan rahasia. lalu dia mengirimi aku foto mantannya si B via whatsapp yg dia foto lagi dari leptopnya, kecerobohanku aku screenshoot foto itu walau pesannya sudah ditarik tapi ada satu foto yg sudah aku screenshoot,fotonya aku simpan berhari-hari sampai ada temanku yg lain panggil saja si C sedang mendekati wanita ini dan lama terpancing kemudian aku cerita bahwa si B pacarnya ini pernah mengirim hal yg seperti itu pada mantannya si A, yah dia tidak percaya, akhirnya ku kirimi hasil screenshootannya ke dia, dan langsung aku tarik pesannya,disaat yg sama aku juga mikir bagaimana kalo aku diposisi wanita itu,jadilah aku hapus fotonya dan tidak meninggalkan foto itu lagi dihpku, bahkan aku cek google foto karna data fotoku tersingkron ke aplikasi tersebut dan ya fotonya sudah musnah, bodohnya temanku ini menanyakan langsung pada wanita itu apa dia pernah pap foto yg seperti itu ke mantannya, lalu disinilah masalah jadi memanjang, wanita itu menghubungi mantannya dan manyakan perihal foto itu lalu mantannya bilang tidak tau menau tentang foto itu,dan tentu si A bertanya padaku apa aku mengirim fotonya pada seseorang ku jawab kan pesannya sudah ditarik bagaimana bisa?, oh damn aku sangat ketakutan jujur,perihal masalahnya memanjang, lalu aku menghubungi si C dan bertanya apa dia membahas foto itu pada si B dia bilang iya dia menanyakannya, disitu rasanya ingin sekali penggal kepala si C. lalu aku marah marah ke dia jika sampai si B tau aku yg memberi tau si C tentang foto itu aku tidak ingin bermasalah dengan si A. tapi dia bilang dalam hubungannya dia tidak mempermasalahkan itu dia bilang mungkin dia khilaf dan yakin si B sudah berubah. berbulan bulan masalah itu sudah lewat kini semuannya terlihat biasa saja aku biasa saja, si C dan si B juga berpacaran dengan damai. setahun sudah lupakan masalah itu,lalu kemarin aku sedang mengerjakan tugas,tbtb dapat pesan dari si A,berisi mamahnya si B menyakan tentang foto itu, ya setelah setahun lewat maslah itu dibahas lagi, si A diancam akan dilaporkan ke polisi dan menanyakan siapa yg menyebarkan fotonya, aku kaget emng fotonya tersebar kah?,lalu mamahnya si B juga menghubungi si C dia menanyaka pula perihal foto itu dapat dri siapa s C tentu sama bungkam tidak memberi tau dari siapa. lalu permasalahan ini mulai panjang kini tinggal aku yg belum dihubungi ibunya si B. sungguh aku sudah terlalu banyak beban dan sekarang masalah lama pun diangkat kembali, aku sendiri jujur aku hanya memperlihatkan foto itu pada s C perihal orang lain tau aku tidak tau menau. dan sebuah fakta terungkap,jadi si B bercerita pada temannya panggil saja si H tentang si C yang bisa tau perihal foto itu jadilah dia curhat lebih jauh, nah si B dan H sekarang sedang bertengkar dan si H mengancam kepada B akan memberi tau semua aibnya pada mamahnya, lalu si B jadinya cerita terlebih dahulu pada mamahnya sebelum mamahnya tau dari si H, dan mulai lah masalah ini, ak sudah cukup pusing dg segala tugas,dan sekarang karna kecerobohanku masalahnya makin memanjang. terbayag setiap malam dan makan tidurku sekarang super kacau. aku harus bagaimana?
haii,,, terimakasih sudah mempercayai tim tanya konselor untuk tempat bercerita, sebelum itu aku turut bersimpati atas apa yang terjadi pada kamu,
Dari apa yang kamu ceritakan dan terlepas dari salah atau benar itu semua tergantung dari kondisi dan situasi namun tetap harus ada norma yang membersamai kita, mungkin niat mu menceritakan tentang perbuatan A dan B tidak ada dasar untuk menjatuhkan atau menjelekan mereka kamu hanya bercerita karena terpancing dan mungkin hal yang terjadi dengan A dan B ini bukan hal yang sepele dan kamu merasa terbebani dengan hal tersebut terlebih lagi C memang beniat untuk mendekati B namun hingga akhirnya kamu tanpa sadar bertindak ceroboh dan membagikan foto tersebut dengan orang yang tidak tepat dan bahkan foto tersebut menjadi alat ancaman.
Sebelum itu aku mau bertanya apakah B tau kalau kamu yang pertama kali mengscreenshoot foto itu? jika udah coba kamu diskusi dengan B untuk menemukan jalan keluarnya, jika belum coba kamu pastikan apakah foto yang tersebar itu adalah foto yang kamu screenshoot jika ia kamu coba untuk minta maaf dan jelaskan yang sebenarnya terjadi dan maksud kamu mengscreenshoot foto itu, itu akan membuat mu sedikit lega karena akan mengurangi perasaan kacau kamu karena kamu telah menyelesaikan inti utama permasalahan yang terjadi atas kecerobohan itu dan dari peristiwa tersebut kamu juga pastinya belajar untuk berfikir panjang sebelum kamu bertindak atau melakukan sesuatu apakah perbuatan tersebut dapat merugikan orang lain atau diri kamu sendiri, setelah itu kamu bisa membantu B untuk mencari jalan keluar atau titik tengahnya.
Tidak perlu buru-buru untuk menyelesaikannya kamu bisa mengurainya satu persatu dimulai dari hal yang paling sederhana itu justru lebih efektif dan tidak mempush kamu hingga kamu terasa sangat terbebani, aku berharap masalah kamu bisa cepat selesai dan kembali beraktivitas dengan penuh kebahagiaan dan rasa syukur, semoga saran dari aku bisa membantu yaa, big hug for you <3
-tim tanya konselor-