hai teman teman, saya mau bertanya, jika di posisi saya apa langkah apa yang kalian lakukan?
saya menikah dengan pasangan belum genap 2 tahun, kami sudah memiliki anak.
karena saya dan pasangan saya bekerja, anak kami dijaga oleh orang tua pasangan saya,
untuk perekonomian kami bisa dibilang cukup, tidak kurang tidak lebih.
bisa dibilang gaji kami hanya untuk bayar cicilan tempat tinggal dan kebutuhan lainnya.
untuk mengumpulkan tabungan sekolah anak saya, kami dapatkan dari sampingan, seperti THR atau lainnya yang didapatkan hanya setahun sekali.
pada suatu ketika, orang tua pasangan saya membutuhkan uang yang sangat besar (bagi kami) untuk tindakan pengobatan.
pasangan saya berkata, bahwa kita harus mencari dana untuk pengobatan tersebut.
lalu saya menjawab, darimana bisa dapatkan uang itu?
dia membalas tidak tau, pkoknya harus cari
saya ada pikiran, di satu sisi saya memiliki bayi dimana kebutuhannya cukup besar entah susu, pampers, pakaian dan lainnya. bukan karna hanya kebutuhan itu, tapi kami harus ada uang untuk persiapan ia sekolah yang biayanya besar karna kami tinggal di jakarta.
saya tidak ingin anak saya sulit dalam masa pertumbuhannya, sulit yg saya artikan disini adalah jadi susah. karna kami orang tua yang menginginkan dia hadir di dunia ini, setidaknya kami tidak membebankan dia untuk hidup susah.
yang saya jadi pikiran ialah bagaimana nasib ke depannya dimana jika kita mencari uang untuk pengobatan yang artinya kami berhutang.
kami hidup untuk membayar hutang2 yang tidak tau kapan lunas.
gaji kami yang hanya cukup untuk kebutuhan setiap bulannya saja, malah suka masih kurang untuk bayar kartu kredit.
gali lobang tutup lobang, dan ini semakin besar lobangnya.
sisi lainnya juga saya ingin orang tua pasangan saya dapat pengobatan.
tapi saya sangat khawatir akan kondisi rumah tangga kami bila kami terus terlilit hutang.
apa yang kawan-kawan lakukan bila ada di posisi ini.
mohon bayangkan untuk jangka waktu yang panjang ya, jangan hanya bertindak saat itu saja.
terima kasih
Halo terima kasih yaa Kak, Kakak sudah mau bercerita
Terkait hal tersebut yaa Kak, kalau aku boleh saran Kakak bisa sharing dengan suami dan orangtua dari pasangan Kakak, karena untuk hal ini memang harus di bicarakan.
Tujuannya adalah agar orangtua dari pasangan Kakak mengetahui kondisi keluarga Kakak saat ini.
Mungkin saja, orangtua pasangan Kakak tidak mengetahui kondisi finansial keluarga Kakak dan rencana Kakak kedepannya dan semoga itu membuat hati dan pikiran orangtua pasangan Kakak tergerak.
Namun apabila dari suami Kakak terus harus cari cara untuk berobat maka solusi kedepannya adalah Kakak bisa berdagang secara online maupun offline untuk menambah keuangan Kakak. Saat ini banyak sekali Kak platform jualan untuk ibu yang memiliki anak. Jadi untuk mengisi waktu weekend Kakak bisa sambil berjualan namun balik lagi disesuaikan dengan kondisi Kakak.
Semoga saran saya dapat membantu Kakak, dan tetap semangat yaa Kak.