namaku naura, umurku 16 tahun, berjalan 17 tahun ini.
aku kelas 11 sekarang. aku dari kecil tinggal dengan nenek, dan semenjak smk ini aku memilih untuk bersekolah di tempat yang jauh dan boarding school.
aku termasuk siswi yang pintar, berani speak up,rajin, menerima apa adanya. di PAS kemarin aku juga dapat peringkat 1 paralel. alhamdulillah
tapii, semua terasa aneh, berubah begitu aja. aku kesepian dan aku ingin menceritakan ini.
semua ini berawal dari Februari 2022 kemarin. tepatnya satu minggu sebelum ulang tahunku,dan sampai sekarang pun aku masih merasakan ini.
semua terasa aneh, aku berubah dari segi apapun. Emosional, kondisi fisik maupun batin, keberanian, percaya diri, aku yang cerdas. seakan akan semua berangsur angsur hilang.
diawali dengan perasaan cemas yang berlebih, khawatir, takut, sedih, semuanya jadi satu.
badanku tremor tanpa bisa ku kontrol,nangis tiba tiba tanpa sebab, tubuhku matirasa seakan akan tidak berfungsi lagi.
dan ini terjadi secara tiba tiba, tidak kenal tempat dan waktu. entah itu di sekolah, di mall, di kamar, semua terjadi tiba tiba.
dan ini memicuku untuk selfharm, overdosis dan lain lain yang menyakiti diriku supaya aku lebih tenang.
dan memang benar, aku tenang tapi aku kecanduan.
aku merasa kesepiian, tapi setiap aku bercerita tentang yang aku alami mereka tidak merespon dengan baik, mereka mengadu nasib nya, jawaban dari mereka pun sama “alah kamu tuh gapernah istighfar sih, jauh dari tuhan itu tuh kebnyakan dosa.”
emmm i know, perkataan mereka mungkin ada benarnya, but everyday i always try untuk semakin dekat dengan tuhan.aku pun memilih untuk masuk ponpes, disini setiap hari mengaji, beribadah, fokus kepada tuhan juga. tapi tetap saja aku merasa kehilangan arah, merasa semuanya tidak baik baik saja.
aku mencoba meminta untuk datang ke psikiater kepada orang tua.
tapii ya, sama aja. responnya kurang baik. mereka bilang apa gunanya psikiater.
so yasudah.
aku memendam beberapa masalah sejak aku kecil. dan sebenarnya akupun sudah lupa dengan masalah itu. tapi yaa mulai februari kemarin, aku mengingat semua nya. semua datang bersamaan. membuatku trauma dan cemas. otakku seakan akan luber, penuh, tidak bisa ditampung lagi.
aku bingung harus gimana, waktu semakin hari semakin berjalan maju. tapi aku tetap stuck disini.
kemarin, Kamis 26 Juli, aku memberanikan diri untuk datang ke psikolog sendiri, dengan modal nekat tanpa uang untuk konsultasi.
aku bertemu dengan dua dokter, dokter yang pertama bilang, aku terkena gejala depresi, gangguan mood, dan gangguan kecemasan atau anxienty disorder. tapi saat aku mendapat rujukan ke dokter yang kedua, beliau bilang aku sehat sehat saja.
aku semakin bingung. apakah memang diriku yang lemah dalam menjalani kehidupan ini. padahal ini belum ada apa apanya, tapi rasanya udah mau mati wkwk.
atau apakah mungkin diriku yang egois, ingin dimengerti?
atau bagaimana?? entahlah. aku bingung. aku merasa tidak mengenali diriku sendiri, semua terasa hilang. aku merindukan diriku yang dulu.
Your Online Family