Selamat malam,,,
Saya seorang laki laki berumur 34th yang mencoba untuk memperbaiki jalan hidup agar menjadi lebih baik dari sebelum nya
Sesuai judul yg saya isi bagaimana saya harus bersikap dan tolong beri saya masukan??
Saya dulu pernah maaf sempat terjerumus dalam dunia narkoba akibat salah memilih pergaulan dan syurkur allhamdulillah sudah 3 tahun belakangan ini saya bisa lepas dari hal hal tersebut dan juga tidak pernah lagi menyentuh itu kembali
2 thn belakangan ini saya merasa hampir putus asa dan menyerah untuk menahan rasa sabar ini itu dikarenakan background saya dimasa lalu sebagai seorang pecandu barang haram atau narkoba
Kenapa kebanyakan orang selalu menilai seseorang itu dengan kesalahan nya dimasa lampau padahalkan saya allhamdulillah sudah bertaubat dan berjanji tidak akan terjerumus kembali ke dunia itu tapi tetap saja orang orang menilai saya secara negatif apapun yang saya lakukan pasti mereka mereka akan mencibir saya dengan hal hal yg berkaitan perbuatan saya dimasa lampau kadang saya mendapat celaan kadang saya dianggap perubahan saya ini dusta dan sering dituduh masih melakukan hal hal tersebut saat saya melakukan pembelaan diri dengan berkata tidak mereka malah menertawakan hal itu dan malah saya dianggap bohong padahal apa yg saya jelaskan itu memang begitulah ada nya
Jadi mohon beri saya masukan mengenai hal ini maaf kalau ada kata kata yg mungkin tidak berkenan dihati para pembaca terima kasih.
Hallo Adi MM. . .
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih, karena Adi sudah mampu bertahan dan berjuang melawan ketidak nyamanan yg selama ini kamu rasakan dan Adi tetep bisa kuat sampai detik ini. Proud of you Adi 😇
Oke untuk menanggapi apa yg sedanh adi alami, sebelumnya yuk kita kenali “kenapa sih kesalahan seseorang mudah sekali diingat dan akan dijadikan penilaian yg bersifat permanen ?”
-Persepsi : ketika seseorang membuat kesalahan sekecil apapun yg berbentuk melanggar norma sosial secara otomatis mereka mempunyai persepsi bahwa “Sekecil apapun kesalahan sudah dapat label negatif dari lingkungan”
-Stigma Negatif : Pandangan salah pada perilaku atau perbuatan seseorang yg berakibat disudutkan kerna kita telah melakukan kesalahan yg menurut masyarakat adalah perbuatan yg salah besar.
Nah hal2 yg seperti ini, sangat usah dihapuskan dan akan melekat karena sudah mendapat “Labeling”. Sekeras apapun usaha kita untuk mengembalikan semua keadaan speerti semula itu bukan hal yg mudah. Pada prinsipnya :
“Kita tidak mengendalikan orang agar menyukai kita atau tidak menyukai kita”
Tapi Adi jangan khawatir ya, masih banyak hal2 bisa kamu lakukan untuk mengembalikan keadaan psikis km agar tetap stabil. Memang tidak mudah jika berada dalam posisi seperti yg Adi alami saat ini. Mari kita telaah baik2 :
*Apakah Adi juga memiliki penilaian negatif untuk dirinya sendiri ? hal2 yg seperti ini akan membawa dampak untuk penilaian orang2 yg berada disekita Adi. Semakin Adi memandang kesalahn yg pernah Adi lakukan maka secara tidak sadar km memberikan image negatif untuk diri km sndiri. Kalo semisal Adi masih ada di fase “Aku menyesal sudah mencoba narkoba, aku dikucilkan, aku putus asa, aku ga layak diterima oleh siapapun”. Mulai sekarang diganti ya “Adi adalah orang yg mau belajar dari kesalahan, aku bisa memperbaiki diri, apapaun kesalahanku kemarin adalah sebuah bentuk pembelajaran bukan penyesalan”. Karena kualitas diri seseorang bisa dinilai dari kemampuannya untuk belajar dari hal2 buruk yg pernah menimpanya dan menunjukkan perubahan yg sangat +.
*Fokus pada perbaikin diri sendiri dulu selebihnya akan mengikuti. Rubahlah hal2 yang sifatnya adalah membawa Adi menjadi pribadi lebih baik lagi. Skip dulu omongan orang, penilaian orang, build your character yg menunjukkan hasil dari proses belajarmu. “Adi pribadi yang mampu bertahan disegala kondisi”
Pernah denger bahwa Ali bin Thalib berkata “Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapun,karena yg menyukaimu tidak butuh itu dan yang membencimu tidak percaya itu”. Jangan pernah hanya menunjukkan semua perubahan Adi dalam bentuk kata2, tapi cukup “Shop Up” ini adalah Adi dengan kehidupannya yg baru dan layak untuk diterima dilingkungan dimana pun tempat Ad berpijak.
Adi keep fight ya, tetaplah berbuat baik meskipun dunia sedang tidak memperlakukanmu dengan baik.
Salam bahagia dari kami
Tim Peduli Remaja Indonesia