ehm hai dokter!
sebelum cerita saya mau minta maaf bila ketikan saya ngawur karna saya kurang pandai menyampaikan pesan seperti ini
hari ini saya bertengkar dengan abang saya dan dia main tangan biasanya saya tidak melawan jika dipukul oleh keluarga saya tapi kali ini saya kesal.saya melawan saya pukul balik saya berteriak saya juga gak tau apa yang saya teriaki.apakah dengan dipukul akan selesai masalah?tidakkan?saya tau mengapa dia memukul saya dia kesal dan pelampiasan ke saya:)padahal masalahnya sepele tapi karna dia gak punya tempat pelampiasan yah dia memukul saya.ibu saya juga begitu kalo dia kesal bakalan ngatain saya tiba2 kadang dia mencari masalah sama saya.kenapa harus mereka yang begitu? kenapa gak orang lain,saya lemah terhadap keluarga bagaimana pun sikap mereka ke saya mereka tetap keluarga saya.untuk membenci mereka saja hanya bertahan belasan menit
apa yang harus saya lakukan? kali ini benci nya bertahan lama rasanya ingin menghilang saja ingin bunuh diri tapi saya gak lemah saya gak lakuin itu karna saya gak lemah saya kuat tapi sekuat apa pun dinding bakalan keropos juga.yang bisa di lakukan hanya menangis dengan hening tanpa suara hanya air mata saja:)
Hallo kak, sebelumnya terima kasih sudah berani berbagi cerita melalui Tanya Konselor. Tidak semua orang mampu menceritakan hal yang berat seperti ini, jadi aku sangat menghargai keberanian kakak untuk menuliskannya di sini. Setelah membaca cerita kakak, aku ikut merasa sedih dengan apa yang kakak alami. Berada dalam situasi di mana orang terdekat seperti keluarga justru memukul atau berkata kasar ketika mereka sedang marah tentu bukanlah hal yang mudah untuk dihadapi. Wajar sekali jikalau kakak merasa kesal, bingung, bahkan muncul perasaan benci setelah mengalami perlakuan seperti itu berulang kali. Sehingga apa yang kakak rasakan sangat dapat dimengerti.
Dari cerita yang kakak sampaikan, terlihat bahwa ketika ibu atau saudara kakak sedang kesal mereka cenderung melampiaskan emosinya kepada kakak. Kondisi ini disebut dengan disregulasi emosi yaitu suatu kondisi dimana seseorang kesulitan mengenali, memahami, dan mengelola emosi yang dimiliki. Ketika seseorang mengalami hal ini, kadang mereka mengekspresikan kemarahannya dengan cara yang kurang tepat misalnya dengan membentak, berkata kasar, atau bahkan menyakiti orang lain. Namun penting untuk dipahami juga bahwa kesulitan mengelola emosi bukanlah alasan yang dapat dibenarkan bagi seseorang untuk menyakiti orang lain.
Aku juga menangkap bahwa selama ini kakak sering memilih untuk diam ketika diperlakukan seperti itu agar masalah tidak semakin besar. Cara tersebut sebenarnya bisa jadi merupakan cara kakak untuk melindungi diri dan menghindari konflik yang lebih panjang. Tetapi ketika hal ini terjadi terus menerus, tentu saja lama-kelamaan kakak bisa merasa sangat lelah secara emosional. Perasaan marah, sedih, atau benci yang kakak rasakan sekarang bisa jadi adalah akumulasi dari banyak hal yang selama ini kakak tahan sendiri.
Ketika kakak menuliskan bahwa kakak sempat merasa ingin menghilang atau ingin bunuh diri, aku cukup khawatir membaca bagian itu. Pikiran seperti itu kadang bisa muncul ketika seseorang merasa sangat tertekan dan sendirian menghadapi situasi yang berat. Namun kakak tidak harus menghadapi semua ini sendirian yaa. Akan sangat membantu jika kakak bisa mencoba mencari orang dewasa lain yang bisa dipercaya untuk menceritakan kondisi yang kakak alami, misalnya anggota keluarga lain yang lebih dekat, guru BK di sekolah, atau orang dewasa yang kakak percaya. Mendapatkan dukungan dari orang lain bisa membantu kakak merasa lebih aman dan tidak harus menanggung semuanya sendiri.
Untuk saat ini, tidak apa-apa juga jika kakak ingin menenangkan diri terlebih dahulu ketika merasa sangat sedih atau marah. Menangis, menyendiri sebentar, atau menulis apa yang kakak rasakan bisa menjadi cara untuk membantu meredakan emosi yang sedang sangat penuh. Yang terpenting, kakak tidak memendam semuanya sendirian terlalu lama. Jika suatu saat situasi memungkinkan dan kondisi sedang lebih tenang, kakak juga bisa mencoba menyampaikan pada keluarga kakak bagaimana perasaan kakak ketika diperlakukan seperti itu. Namun yang paling penting saat ini adalah memastikan kakak berada dalam kondisi yang aman dan memiliki orang yang bisa mendukung kakak. Semoga jawaban ini bisa sedikit membantu dan membuat kakak merasa tidak sendirian yaa. Terima kasih sekali lagi karena sudah mempercayakan ceritamu kepada kami di Tanya Konselor.
-Tim Tanya Konselor-