Saya mulai lelah dan mau menyerah

Tanya KonselorCategory: PsikologiSaya mulai lelah dan mau menyerah
Xhei asked 1 week ago . Client detail : female, 19-24 y.o

Halo, saya mahasiswa design yang baru umur 20 tahun. maaf kalau ini kepanjangan dan menurut kalian biasa atau memang saya yang salah, tapi saya sudah tidak tahan dan merasa lelah. Saya anak ke 2 dari 4 bersaudara dan semua saudara saya laki Рlaki. Kakak saya umur 22 dan berkerja, saya memiliki 2 adik satu sma satu baru mau kelas 1 sd. Saya dan orang tua saya tidak terlalu dekat karena saya dibesarkan oleh kakek nenek saya sampai kelas 4 sd, mungkin karena itu saya pas kecil sering dilupakan orang tua saya dan pernah di katain bukan anak orang tua saya. 
Saya Sering dibully, bahkan pernah saat pakai sepeda saya didorong ke sungai. Saya memiliki masalah dengan memory saya yang seiring waktu bertambah buruk, Saya sering blank dan itu berbahaya apalagi pas berkendara. Saya susah untuk mengeluarkan apa yang ada di pikiran saya, saya orangnya was was dengan apa yang dipikirkan orang tentang saya, saya  gampang menyerah. Saya susah berkomunikasi dengan yang lain. Entah lah tapi otak dan hati saya rasanya kosong.
Saya memiliki Ayah perfectionist, keras kepala, mudah marah, dan tidak mau mendengarkan orang lain, Ibu saya sering bersikap tidak acuh, lebih mementingkan kesenangannya, dan jarang mendengarkan orang. Saya dan adik saya yang sma tidak akur, jika bertemu sering terjadi pertikaian. Saya dirumaha serasa dipenjara, semua yang saya lakukan dimonitor, saya tidak dapat bilang tidak, kalau saya bilang tidak saya dimarahin. Dari pergerakan sampai tidur saya dimonitor. Ayah selalu mengungkit kuliah, kalau tidak mendengarkannya, kuliah saya tidak akan di biayai.
Saya tidak bpleh marah atau menangis, saya haraus mau dengan semua pendapat atau perintah semua. Meski saya iri dengan saudara saya yang tidak dimonitor seperti saya.Semakin lama semakin saya kerasa yang sering dimarahin adalah saya. Dari dulu dipikiran saya saya ingin bunuh diri atau mengganti gender saya, karena saya kira kalau gender saya yang salah. Semua usaha saya, semua yang saya lakukan tidak pernah dianggap, yang mereka lihat cuman kesalahan saya, Dikit demi sedikit saya tidak bisa merasakan apa2, bahkan senyumpun kadang susah. Banyak pikiran negatif yang melanda. Saya maua pindah, saua mau melarikan diri, saya mau bunuh diri, saya ingin membunuh seseorang, saya mau mengganti gender saya, bahkan saya setidaknya mau saya tidak bisa mendengar atau tuli dari pada terus mendengar hujatan.
Ini saya harus bagaimana lagi? Saya sudah lelah, tidak ada dukungan/dorongan positif yang datang semua hanya dorongan menuju jalan yang gelap. Dan kesehatan saya juga semakin lama memburuk dari fisik hingga mental saya, banyak penyakit berdatangan yang dulu saya adalah aanak yang sehat dan ceria.