Mati yang ga sakit adakah?

Tanya KonselorCategory: PsikologiMati yang ga sakit adakah?
Fransiska Manalu asked 7 months ago . Client detail : female, 19-24 y.o

Jujur tahun ini berjalan berat banget dari awal tahun, tahun lalu lulus kuliah bulan agustus, dan ga dapet kerja sampai juli tahun 2023. Karena ga kunjung dapet kerja aku terus disindir mamah, dan mutusin buat partime di awal tahun. Ga terbuka ke ibu soal gaji aku membuat tuntutan mamah besar ke aku mulai dari bayar cicilan, sampai kasih uang jajan adik yang sekolah jauh disana. Gaji jelas ga menutupi semua itu, sampai akhirna memutuskan untuk pinjol, karena tidak punya penghasilan tetap platform legal tentu ga akan kasih pinjaman. Sehingga aku memutuskan pake ilegal, masi aku ingat betul yang aku butuh hanya 800 ribu dan aku ajukan di platform ilegal ini. 1 aplikasi itu, berisi 8 tempat peminjaman, dan aku memilih 1 platform dengan jumlah pinjaman 1.250.000 tapi yang aku terima sekitar 800 ribu, dengan waktu jatuh tempo 1 minggu. Aku pikir awalnya aku mampu kok minggu depan juga gajian. Sampai aku kaget besoknya pinjaman tersebut cair kembali di platform ke 2 dengan jumlah sama, dan cair tanpa aku ajukan. Sehingga total tagihan ku jadi 2,5 juta di minggu depan sementara yg aku terima total sekitar 1,5 juta dan sudha terpakai 800nya untuk bayar cicilan ibuku, belum sampai seminggu aku sudah dihujani teror dan ancaman ini itu, jujur aku gakuat mengahdapinya, mau gamau aku pinjam di platform ke 3,4, dan seterusnya sampai kemudian terpakai semua platformnya. Belum utang kepada teman untuk menutupinya, di pinjol lain juga, sampai harus menggadai hanphoneku. Sampai semua totalnya sekitar 25 juta, akhirnya aku memutuskan untuk jujur dan meminta bantuan kepada saudara, dan mukjizatnya malam itu juga dihadirkan kepadaku. Perlahan ku bayar 1 per 1 semuanya di platform itu, 1,2,3 platform ku bayarkan. Namun terkejutnya aku besok harinya merekaa cair kembali dan lebih kagetnya bukan ke rekening aku. Aku merasa makin gila, aku harus mencicil juga kesaudara, tapi ini malah mebesar dan bertambah bukan berkurang. Sampai akhirnya maslah itu usai, dan dampaknya aku mash harus membayar cicilan berjumlah 34 juta, 22 tahun, tidak punay pekerjaa, tapi tiba tiba berhutang sebanyak itu, lelahnya bukan main, hidup ga hidup rasanya, bahkan ketika berkendara, kadag aku ga sadar sudah sampai ditujuan. Tiap bulan fasenya sama, pembayaran hutang lebih besar dari pemasukan. 5 bulan aku lalui dengan harapan mati disetiap harinya. Lalu masalah bertambah pasanganku ternyata selingkuh setelah hampir 3 tahun kami berhubungan, aku mengenal keluarganya begitupuun sebaliknya, keluargaku sangan menyayangi dia. Dia adalah pacar pertamaku, semua kuberikan padanya, bahkan yang paling berharga didiriku, kami ptus di awal tahun 2023, tepatnya bulan februari, ternyata dia dan perempuan ini bahkan sudah memulai sejak januari awal. Bodohya aku menunggu dia terus menerus kembali padaal dia sudah bahagia dengan yg baru. Sampai semua terbongkar baru baru ini, dia bergonta ganti tidur dengan yg lainnya, dia fitnah keluarga aku mengemis padanya untuk biaya rs padahal ga pernah ada kaya gitu. Seolah belum cukup Tuhan hadirkan masalah lagi, malamnya aku dapat pelecehan seksual dari atasanku. Dia memegang dan mengelus aku di paha, pundak, punggung, memegang perutku, bahkan mencium pipiku, dan dengan bodohnya aku cuma bisa diam, aku benci dan jijik sama diriku sendiri, walaupun aku memang sudah gasuci tapi apakah aku layak diperlaukan begini? Belum sampai disitu kerjaanku berantakan karena kesalahan data yang kubuat sendiri, dan Ibuku yang ternyata dipukuli ayahku selama aku bekerja jauh diluar kota, dia trauma, dan takut bahkan dengan hanya mendengar derap langkah bahkan kalau ayahku plg, ayahku menuduh ibuku selingkuh, padahal semua juga tau kalau dia yang mendua dengan parter kerjanya sendiri. Belum sampai disitu ternyata kekasih baruku pun menduakan aku dengan micro cheating, dan aku tidak mampu melakukan apapun karena hidupku sangat di support dia secara materi apalagi. Masalah uang tiap bulan, mengalami perselingkuhan, ortu yang bermasalah, aku yang gagal menjadi manusia, bertahan karena kalo putus pasti dia akan menagih semuanya, aku benci jadi manusia yg seperti ini, aku ingin berdiri di kakiku sendiri, aku ingin bebas, aku ingin bernafas dengan bebas tanpa sesak lagi, Aku makin takut skrg karena tiap sendiri aku selalu ingin bunuh diri, aku mencari tahu cara mati yang tidak sakit dan ampuh, bahkan yg lebih parah skrg mulai mendengar suara ajakan untuk mati lebih baik daripada hidup. Tolong aku, aku gatau harus kemana lagiĀ 

1 Answers
Intan Husnul K Staff answered 7 months ago

halo ka, salam kenal^^
sebelumnya terimakasih yaa kaka sudah bersedia meluapkan isi hati dan cerita kaka disini,
pasti bukanlah hal yang mudah tentunya yaa bagi kaka berada di situasi dimana masalah secara terus menerus berdatangan secara bergantian, tetapi yang mesti kakak tahu adalah bahwa semua masalah ini diberikan ke kakak itu karena kakak mampu dan kuat menjalaninya, kakak merupakan orang terpilih dimana tidak semua orang saat ditempatkan diposisi kakak akan mampu bertahan, saya yakin bahwa kakak kuat dan kelak setelah kakak berhasil melewati ujian ini akan ada suatu hal yang indah menanti didepan kakak,
kembali pada permasalahan, mungkin hal pertama adalah coba tenangkan terlebih dahulu diri kakak, coba untuk tidak berfokus pada beratnya masalah yang datang tetapi fokus pada solusi untuk memecahkan masalah dulu,
segala permasalahan buruk yang sebelumnya terjadi jadikan pembelajaran untuk kedepannya, beri waktu pada diri kakak sendiri untuk merenungkan langkah terbaik apa yang harus diambil, tolong untuk tidak berfikir buruk yang mengakibatkan menyakiti diri sendiri, dengan kita mengakhiri diri sendiri bukan berarti masalah akan berhenti, saya yakin kaka bisa hadapin semuanya, manusia yang hebat dan berhasil itu dibentuk dengan proses yang tidak mudah ka, yakin bahwa suatu saat kakak akan berada di posisi yang membahagiakan, coba untuk fokus dulu pada diri sendiri ya kesampingkan dulu hal hal diluar diri sendiri yang membuat kakak pusing dan kebingungan
perlu diingat yah ka, mati dengan mengakhiri sendiri tidaklah serta merta membuat kaka tenang, banyak orang disekitar dan sekeliling kakak yang pasti menyayangi kakak, kakak harus bisa mencintai dan menyayangi diri kakak sendiri, karena sebaik baik penolong adalah diri kaka sendiri, coba untuk meminta petunjuk pada Pencipta, setiap permasalahan yakin pasti ada jalan keluarnya ka, hiraukan ajakan ajakan atau sugesti buruk yang mendorong kakak untuk berbuat hal yang tidak baik, sesekali lakukan hal atau kegiatan yang membuat kakak bahagia, sesimple mungkin menghirup udara segar di tempat yang hangat dan sejuk atau memanjakan waktu sendiri untuk melihat keadaan sekitar yang dimana akan membuat kaka merasa bahwa ada banyak sekali hal indah yang bisa kakak lakukan, mungkin memang tidak menyelesaikan permasalahan yg ada, tetapi setidaknya dapat membuat diri kakak lebih baik sehingga kakak bisa berfikir dengan tenang untuk menyelesaikan permasalahan yang ada, lepaskan hal hal toxic atau yang menyakitkan buat hidup kakak, kakak berhak atas hal itu dan kakak berhak bahagia
satu hal yang dapat saya sampaikan bahwa terimakasih yaa ka sudah bertahan sejauh ini dan tolong untuk tetap bertahan kedepannya^^
mungkin itu saja saran yang dapat saya sampaikan, mohon maaf jika ada perkataan yang menyinggung atau kurang berkenan yaa ka, jika dirasa permasalahan ini masih mengganggu kakak segera lakukan konsultasi secara langsung pada ahlinya/psikolog,
terimakasih, semangat dan semoga sehat selalu, tolong untuk tetap bertahan yaa ka, masih ada diri kakak sendiri yang harus kaka bahagiakan^^