aku jahat

Tanya Konseloraku jahat
van asked 1 month ago

hai kak, aku perempuan umur 19 tahun dan sudah memiliki pekerjaan.
awal kerja diumur 18 tahun, waktu itu sebulan awal kerja aku masih bisa dibilanh punya pacar. tp krn jauh dan beda agama kita memutuskan untuk menyelesaikan hubungan.
dan setelah itu gatau knp atasan aku (manager) mendekati aku. iya secara pribadi, chat basa basi udah makan atau belum. malah sebelumnya pernah ajak pulang bareng, aku gamikir apa apa cuma yaudah aja. krn sebelumnya ada yang pernah bilang kalo manager aku ini orangnya suka nawarin tumpangan, apalagi aku waktu itu gaada kendaraan pribadi. dari situlah, semua mulai. waktu itu aku shift 2, tiba tiba dia suruh saya turun dulu kebawah ada perlu. yaudah aku ikut turun, ternyata dia mau ngobrol 4 mata, katanya “aku besok gamasuk ya 2 hari, jangan nakal” terus dia berusaha untuk cium bibir aku, tapi aku menghindar akhirnya dia cium kening aja. gatau kenapa setiap dia ajak pergi aku selalu mau, kalaupun jawab engga pasti nanti aku yang mancing sendiri. manager saya baik, selalu membelikan apa yang aku mau, makanan sih pafa saat itu. tapi setelah aku ulang tahun dia menghadiahkan sepatu yanh aku mau, dari situ aku berani meminta barang. sudah 1tahun lebih aku kaya gini sama dia, banyak yang dilaui. mungkin bisa dibilang, tubuh aku udah gaada nilainya. and i lost my virginity awal minggu kemarin di mobilnya. dengan paksaan dan puluh kali dia minta tapi gapernah aku kasih, setelah aku minta barang akhirnya keinginan dia di dapat. aku rusak, di umur 19 tahun. aku semakin insecure, anxiety ku semakin meninggi. tapi kalau aku pergi dengan dia, aku merasa nyaman. aku tau, apapun itu yang gabaik pasti ada rasa enak dan konsekuensinya tinggi. tapi aku, jadi takut memulai hubungan dengan laki laki, pertaman krn aku sendiri yang sudah rusak. kedua krn gabisa percaya mereka. oiya, manager ku sudah punya istri dan 2 anak. aku sadar, aku perempuan jahat bahkan untuk diri aku sendiri pun aku jahat dan gapernah mendengarkan apa yang ada di hati aku sendiri.